Home / Artikel / MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN

MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN

(Serpong), Program pemerintah peduli tentang ketahanan pangan adalah suatu langkah kongkrit. Sebagaimana diketahui bersama bahwa persoalan mendasar dari manusia adalah masalah pangan, jika tidak dikelola dengan baik dalam penyediaannya akan menjadi suatu ancaman. Terlebih lagi setelah dirasakan bersama dampak dari Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan dengan pembatasannya yang mengarah kepada pengurangan aktifitas sosial, sangat berdampak dalam kelangsungan penyediaan pangan tersebut. Karena itu sudah tepat apabila pemerintah mengingatkan kepada semua pihak baik terhadap masyarakat maupun para aparat kelembagaannya.

Kodiklat TNI sebagai salah satu jajaran TNI, menjabarkan perintah tersebut dengan memanfaatkan aset/lahan yg tidak produktif untuk diolah sebagai tempat penanaman berbagai komoditas pangan. Tugas dan fungsi Kodiklat sebagai lembaga yang berkecimpung di dunia Doktrin, Pendidikan dan Latihan, adalah menginisiasi kebijakan pemerintah tersebut semaksimal mungkin di lahan terbatas yang dimiliki Kodiklat TNI. Ada satu semangat yang mendorong terwujudnya program pemerintah tersebut melalui langkah-langkah yang dilakukan Kodiklat TNI ini dapat diikuti oleh seluruh jajaran TNI, manakala diajukan kepada Mabes TNI dan jadi agenda bersama. Belum dijalankannya katahanan pangan secara terkoordinir dan terpadu, diharapkan momen saat ini dapat dijadikan momentum untuk mendorong semua lini agar berorientasi meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing. Keterlibatan TNI didalamnya bersama-sama dengan masyarakat akan mempercepat dan mendorong terwujudnya upaya ini secara masiv dan tentunya bisa jadi salah satu roda penggerak bagi pemulihan laju ekonomi nasional.

Beranekaragamnya komoditas pertanian yang dapat diolah di Indonesia sangat memungkinkan dilakukan, karena environment wilayah kita yang berada di khatulistiwa memenuhi untuk melakukan hal itu. Sehingga salah satu program yang diinginkan untuk menciptakan produk pertanian organik dan anti stunting berusaha untuk diimplementasikan di Kodiklat TNI. Sebagaimana yang dilihat pada saat ini, Kodiklat TNI berusaha menggandeng entitas dan kelompok masyarakat terkait untuk melakukan hal itu.

Upaya yang dikembangkan Kodiklat TNI saat ini adalah penanaman padi dalam polybag secara organik dan dibuatkan suatu varietas yang mendukung keinginan pemerintah agar jadi produk yang anti stunting dan membantu dalam pertumbuhan bagi generasi penerus sehingga menjadi generasi milenial yang cerdas.

Jika ditarik dari sisi tugas dan fungsi bagi TNI, program Ketahanan Pangan ini dikembangkan di wilayah perbatasan dapat mengangkat derajad dan martabat bangsa. Karena perbatasan sebagai etalase bagi negara untuk mewujudkan kondisi nyata keadaan ekonomi bangsa ini langsung terlihat dan dirasakan hasilnya. Kebersamaan yang dibangun antara TNI – masyarakat perbatasan menjadi suatu potensi kekuatan di bidang ekonomi sekaligus keamanan. Pengelolaan pangan yang diarahkan tidak hanya sekedar pada level ketahanan pangan, tetapi diarahkan kepada tercapainya kemandirian dan kedaulatan pangan, menjadi penopang kekuatan negara dalam membangun Ketahanan Nasional.

 

“Kita bisa karena kita bersatu, dan pasti negara Indonesia akan maju”.

About Admin Kodilat TNI