Home / Pembinaan Satuan / KODIKLAT TNI SELENGGARAKAN RAKORNISLAT TNI TA 2020

KODIKLAT TNI SELENGGARAKAN RAKORNISLAT TNI TA 2020

        (Serpong), Berbagai ancaman yang terjadi beberapa tahun terakhir dan perkiraan ancaman kedepan harus menjadi pertimbangan penting dalam mem-formulasikan program pembagunan kemampuan TNI yang dilaksanakan melalui kegiatan latihan TNI untuk diproyeksikan dalam tugas-tugas Operasi Militer Perang (OMP)  maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Berbagai peristiwa yang terjadi dan kemungkinan akan terjadi di tanah air, patut untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi guna merancang latihan yang benar-benar dibutuhkan dalam rangka mengantisipasi setiap dinamika perubahan, yang akan berimplikasi pada terjadinya instabilitas diberbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

     Hal ini disampaikan Wadan Kodiklat TNI Marsma TNI Eko Dono I, S.I.P. dalam sambutan Komandan Kodiklat TNI Mayjen TNI Kasim Genawi, S.I.P., M.Tr (Han)., C.Fr.A. pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Tekhnis Latihan TNI di Mako Kodiklat TNI, Serpong Tanggerang Selatan, Senin (17/2).

        Hal-hal yang patut dijadikan sebagai bahan pertimbangan guna penyelenggaraan latihan pada tahun 2020 antara lain : klaim historis China atas ZEE Indonesia oleh pemerintah China dan pelanggaran terhadap zona ekonomi ekslusive wilayah NKRI di perairan Natuna Utara, menimbulkan ketegangan antara RI dan China. Kondisi seperti ini harus diantisipasi dan TNI dituntut kehadirannya setiap saat bila dibutuhkan, Letak wilayah Indonesia yang berada pada jalur cincin api dunia yaitu lempeng Indo-Australia dan Pasifik-Eurasia memiliki kecenderungan terhadap terjadinya bencana alam berupa gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi, yang dapat mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda bagi kehidupan masyarakat. Kondisi ini tentunya diperlukan ketanggapsegeraan TNI untuk ikut hadir melaksanakan tugas perbantuan dalam hal pertolongan dan evakuasi terhadap korban bencana apabila hal tersebut benar-benar terjadi, kemudia pada tahun 2020 akan diselenggarakan pilkada serentak tahap ke dua di 270 daerah yang meliputi 9 Pilgub dan 224 Pilbup serta 37 Pilwakot yang berpotensi menimbulkan konflik sosial yang apabila tidak terkendali akan dapat menimbulkan konflik yang mengarah pada disintegrasi bangsa, ada penyelenggarakan even nasional berupa Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX tahun 2020, serta aksi kelompok teroris.

        Dengan berbagai  situasi tersebut diatas menurut Dankodiklat TNI, TNI harus dapat memperkirakan berbagai kontinjensi yang mungkin timbul di berbagai wilayah tanah air, dan diharapkan mampu hadir dalam mengatasi setiap gejolak yang timbul dari dalam negeri maupun luar negeri, guna menjaga stabilitas dan keutuhan wilayah NKRI. Kemampuan profesionalisme menjadi hal yang mendasar bagi TNI, yang hanya dapat diwujudkan melalui kegiatan latihan yang berorientasi pada mission trainning, seperti halnya yang telah diprogramkan pada tahun ini antara lain latihan kesiapsiagaan operasional Kotamaops TNI, latihan PPRC TNI, latihan penanggulangan bencana alam dan latihan search and resque (SAR) TNI.

        Sulitnya memadukan dan meramu berbagai kegiatan latihan yang bersifat integratif. karena belum tersinkronisasi dan terintegrasinya pemrograman latihan yang diselenggarakan oleh Mabes TNI selaku pengguna kekuatan dengan Mabes angkatan selaku pembina kekuatan, maka Kodiklat TNI selaku lembaga pembina latihan TNI, berkomitmen untuk berbuat yang terbaik dalam penyelenggaraan latihan TNI, dengan melakukan koordinasi awal melalui Rakornislat TNI TA 2020.

        Selanjutnya dengan adanya koordinasi awal melalui Rakornislat TNI TA 2020, Dankodiklat TNI berharap seluruh kegiatan latihan yang dibebankan kepada Kodiklat TNI pada tahun ini, dapat terselenggara secara berkesinambungan dan berorientasi pada latihan puncak TNI serta tugas-tugas yang akan dilaksanakan oleh TNI, kemudian seluruh kegiatan latihan bagi Kotamaops TNI yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI  dapat dikoordinasikan sedini mungkin dengan para pemangku kepentingan, baik Mabes Angkatan selaku penentu kebijakan pembinaan latihan dan Kotamaops TNI selaku pelaku latihan. Sehingga proses penyelenggaraan latihan TNI kedepan akan dapat berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan dan sasaran latihan yang ditetapkan.

        Kegiatan Rakornislat TA 2020 mengusung tema Melalui Rakornislat TNI TA 2020 Kita Wujudkan Sinkronisasi Latihan Dalam Rangka Meningkatkan Kesiapsiagaan Operasional TNI”.

About Admin Kodilat TNI

Check Also

PENATARAN GADIK/GAPENDIK KODIKLAT TNI TA 2020 DI BUKA

(Penkodiklat TNI). Wadan Kodiklat TNI Marsma TNI Eko Dono Indarto membuka penataran Gadik/Gapendik Kodiklat TNI …