Home / Pembinaan Satuan / PENUTUPAN LATIHAN OPERASI HANUDNAS TUTUKA KE XXXVIII 2014

PENUTUPAN LATIHAN OPERASI HANUDNAS TUTUKA KE XXXVIII 2014

(Dumai) -Panglima TNI yang di wakili oleh Komandan Kodiklat TNI Mayor Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra secara resmi menutup Latihan Operasi Hanudnas Tutuka XXXVIII TA. 2014. Penutupan latihan ini dilaksanakan di Dumai. Kamis (30/10).

(Dumai) -Panglima TNI yang di wakili oleh  Komandan Kodiklat TNI Mayor Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra secara resmi menutup Latihan Operasi Hanudnas Tutuka XXXVIII TA. 2014. Penutupan latihan ini dilaksanakan di Dumai. Kamis (30/10).

Dumai merupakan wilayah yang sangat strategis dan memiliki beberapa objek Vital Nasional serta mempunyai kilang minyak terbesar yang menjadi tanggung jawab TNI,  dan latihan ini menunjukkan bahwa TNI serius dalam menjaga objek vital nasional yang ada. Latihan yang digelar selama tiga hari,  dari tanggal 28 s.d 30 Otober 2014 ini melibatkan Kosekhanudnas I dan Kosekhanudnas II.    Latihan kali ini mengunakan semua unsur kekuatan udara yang terdiri dari pesawat SU -30MK,  pesawat F-16 Fighting Falcon, pesawat F-5E Tiger, pesawat Hawk 100/200, KRI berkemampuan Hanud, Denrudal, Denarhanud dapat berjalan lancar dan aman.

Dalam sambutannya, yang dibacakan Komandan Kodiklat TNI yang juga sebagai Direktur Latihan menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kodiklat TNI dan Pangkohanudnas sebagai penyelengara beserta seluruh jajarannya dan  peserta latihan yang telah mengikuti latihan kesiapsiagaan  Hanudnas Tutuka  ke XXXVIII  TA. 2014, yang berjalan baik aman dan lancar sesuai rencana.

Menurutnya dalam pengamatan dan peninjauan pelaksanaan latihan selama tiga hari,  merasa bangga atas  kesungguhan para peserta yang telah menunjukan dedikasi, disiplin dan semangat berlatih dalam meningkatkan kemampuan  sesuai yang diharapkan.  Sehingga nantinya dapat di jadikan sebagai pegangan dan pedoman dalam pelaksanaan tugas nantinya,  kegiatan seperti ini dapat mengasah kemampuan taktik dan strategi komando serta pengendali dan menejerial lintas  angkatan sehingga dengan berakhirnya latihan ini akan memberikan kesamaan dan titik temu dalam pelaksanaan operasional antar Matra, dalam bentuk operasi Tri Matra terpadu sekaligus sebagai ajang untuk mendiskusikan permasalahan yang timbul secara nyata di lapangan.

Didalam pelaksanaan suatu operasi, suatu matra tidak dapat berdiri sendiri perlu adanya kerja sama dan sinergisitas dengan matra yang lain dan semua unsur tekait.  Latihan ini merupakan momen yang penting untuk dipahami oleh peserta latihan, sebagai suatu proses pembelajaran yang sangat berharga untuk mengatasi kelemahan-kelemahan dalam penugasan di lapangan. Dalam rangka meningkatkan Profesionalitas prajurit TNI serta dapat di jadikan sebagai bahan penyempurnaan Doktrin Operasi Udara serta Doktrin-Doktrin pendukung lainnya.

         Panglima TNI Juga menyampaikan beberapa penekanan diantaranya; Tingkatkan Ilmu Taktis,Teknis Strategis yang dilandasi ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa agar dapat dikembangkan dalam mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dimasa-masa mendatang, tingkatkan profesionalitas prajurit dalam Tri Matra terpadu guna menghadapi tugas kedepan yang semakin kompleks. TNI harus senantiasa berlatih dan berlatih secara terus menerus, serta senantiasa terus meningkatkan kebersamaan antar matra dalam setiap pelaksanaan tugas.(Pen-Kodiklat tni)

About master

Check Also

PARA ISTERI TNI/PNS MENERIMA PEMBEKALAN DANKODIKLAT TNI

KODIKLAT TNI – Komandan Kodiklat TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P. yang didampingi oleh …