Home / Pembinaan Satuan / JABATAN DANKODIKLAT TNI DISERAHTERIMAKAN

JABATAN DANKODIKLAT TNI DISERAHTERIMAKAN

(Puspen TNI)–Jabatan Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI diserahterimakan dari Mayjen TNI Chaidir Serunting Sakti, M.Sc. kepada Mayjen TNI (Mar) I Wayan Mendra(3/7/2014)

(Puspen TNI)–Jabatan Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI diserahterimakan dari Mayjen TNI Chaidir Serunting Sakti, M.Sc. kepada Mayjen TNI (Mar) I Wayan Mendra dalam suatu upacara militer dengan Inspektur Upacara Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, S.E. mewakili Panglima TNI di Lapangan Upacara Mako Kodiklat TNI, Jalan Ampera Hankam, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/7/2014).

Serah terima jabatan ini berdasarkan  Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/418/VI/2014 tanggal 17 Juni  2014, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di lingkungan TNI.  Mayjen TNI (Mar) I Wayan Mendra merupakan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1981 yang sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil Panglima TNI menggantikan Mayjen TNI Chaidir Serunting Sakti, M.Sc. merupakan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1978 selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasad.

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI mengatakan bahwa, salah satu Short Out kebijakan Panglima TNI adalah penguatan Kodiklat TNI, yang diarahkan pada penguatan kemampuan operasi gabungan TNI, yang memiliki relevansi dengan operasionalisasi Kogabwilhan TNI dalam pelaksanaan tugas OMP dan OMSP dihadapkan kepada perkembangan Iptek serta dinamika situasi nasional dan regional.

Dalam kaitan tersebut, Kodiklat TNI akan menghadapi berbagai tantangan dalam memenuhi kebutuhan strategis dan taktis : Pertama, tantangan pengembangan manajemen pendidikan integratif yang berorientasi pada peningkatan skill individu dan satuan dalam konteks Joint Military Operation dan/atau Joint Civil Military Operation yang perlu dikembangkan di masa yang akan datang. Kedua, tantangan pengembangan skenario latihan gabungan TNI dihadapkan kepada kompleksitas Alutsista yang digunakan dan Trend perkembangan ancaman. Ketiga, tantangan pemenuhan kebutuhan Field Manual di semua strata satuan operasional pada lingkup tugas OMP dan OMSP dalam konteks operasi gabungan TNI, sesuai dengan jenis, fungsi dan teknologi Alutsista yang digunakan TNI.

Ketiga tantangan tersebut perlu mendapat jawaban, karena di dalam lingkungan militer global, peningkatan kapasitas dan kapabilitas satuan dan prajurit TNI secara profesional, merupakan kebutuhan strategis dan kebutuhan taktis dalam mencapai pelaksanaan tugas. Untuk itu, Kodiklat TNI perlu segera mengintegrasikan diri agar tidak menjadi stagnasi pelaksanaan tugas, serta segera menginventarisir aspek-aspek prioritas, dihadapkan kepada kebijakan, program dan kegiatan jangka pendek TNI.

Disamping itu, perlu mengeleminasi ego sektoral dan membangun sinergitas dengan satuan terkait dalam rangka mendukung Interoperability Manajemen dan Operasional, serta membangun komitmen dan kinerja satuan di tengah keterbatasan yang ada, karena di dalam kondisi itulah terdapat nilai keberhasilan yang terbesar.

Usai upacara Sertijab Dankodiklat TNI, dilanjutkan dengan Sertijab Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS-IX Kodiklat TNI dari Ibu Agustin Chaidir Serunting Sakti kepada penggantinya Ibu Prevy I Wayan Mendra yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian IKKT Pragati Wira Anggini Ibu Endah Esti Hartaniningsih Ade Supandi, bertempat di Gedung IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS-IX Kodiklat TNI.

(Demikian Informasi Puspen TNI)

About master

Check Also

WADAN KODIKLAT TNI PIMPIN RAPAT RGB LKO KODAM XVII/CENDERAWASIH

           (Serpong), Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan Kodam-kodam dan Kotamaops jajaran TNI, …